The Pilot’s Woman


Kau membuat semuanya terasa mudah…
Kau tak mendesakku untuk langsung percaya, kau menunggu. Kau tak berjanji akan membuat luka di hatiku benar-benar sembuh, tapi kau bersedia menangis dan merasakan sakitnya bersamaku. Tak peduli sebanyak apa aku menyangkal arti dirimu, kau tetap di sini bersamaku.

Aku tak bisa membayangkan hidup tanpa dirimu.
Aku tak bisa membayangkan hari-hari tanpa senyumanmu.
Bagaimana rasanya hidup tanpa suara tawamu?
Aku tak tahu. Aku tak ingin tahu.
Jadi beri aku sedikit waktu. Aku akan berusaha semampuku, sampai bisa mencintaimup sebesar kau mencintaiku…
Sedikit waktu lagi sampai aku layak mendapatkanmu..
***
Judul : The Pilot’s Woman
Penerbit : Gagas Media
Penulis : Dahlian
Halaman / Ukuran : 244 / 130×190
Dung… Aku gak tahu kenapa aku begitu tertarik untuk membeli novel terbaru Dahlian ini. Tapi setelah dipikir-pikir, banyak jugalah alasannya. Nah loh, bingung kan? :P
Pertama, covernya. Gila, covernya keren banget. Meski tampak sederhana dengan ilustrasi kapal kertas plus warna biru sebagai background, tapi tetep keren… u,u
Dua, resensi yang nyentuh dan membuat siapa pun pengen buat beli nih novel. Khas Gagas Media banget! :))
Tiga, tentu saja ceritanya. Haheho…
Pas pertama beli, aku udah mikir jangan-jangan ceritanya di lingkungan TNI-AU lagi. Ternyata eh ternyata aku salah besar. -___-
The Pilot’s Woman bercerita tentang Erick *ngek* seorang pilot TNI-AU yang mengalami kecelakaan karena gagal menerbangkan pesawatnya sehingga membuat kedua kakinya lumpuh. Di tengah rasa kecewanya karena merasa dibuang kedua orang tuanya dan dicampakkan oleh tunangannya, dia menjalani hari-harinya di RS dengan ditemani seorang suster cantik bernama Rhenata.
Nilai lebih dari novel ini adalah pembangunan karakter Erick yang sangat amat baik. Hanya dengan membacanya saja, aku udah bisa ngerti gimana perasaannya. Seorang yang dulu sangat gagah dan piawai menerbangkan sebuah pesawat, kini hanya bisa duduk pasrah di kursi roda tanpa bisa melakukan apa-apa.
Dan tentang Rhenata sendiri, salut ada cewek seperti dia. Karakternya sebagai perempuan yang tangguh dan tak mengenal kata menyerah dalam membangkitkan semangat hidup Erick yang udah nyampe titik nadir.
Highly recomended lah! :))
Oh ya, salah satu pesan penting dari buku ini yang aku tangkap adalah YOU’LL NEVER WALK ALONE! haheho :D
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s