Rindu


Seperti merasakan deru waktu berputar cepat saat melewati bangunan megah itu. Sedikit demi sedikit kenangan itu menguar dan memaksaku kembali mengingat semua hal yang telah berlalu. Membuatku ingin meneguk kembali manisnya. Meyesap setiap pedih yang dilewati bersama.

Dan tanpa isyarat lebih lanjut lagi, anganku kembali melayang ke masa itu. Masa di mana aku belajar, bermain, tertawa, bercanda dan menangis bersama. Tentang sebuah kenangan dan setiap orang yang pernah mengukir kisah dalam hidupku. Ini cerita tentang anak muda dengan setiap keceriaan dan segumpal hasrat yang memimpikan kebebasan.

Tawa itu…
Canda itu…

Setidaknya semua sudah cukup membuatku ingin memutar kembali waktu. Berlari ke masa itu. Mendekap dan takkan pernah melepasnya lagi.

Aku merindukannya… Rindu akan derai tawa. Rindu akan canda dan setiap kebersamaan yang pernah ada. Rindu akan setiap keluh kesah yang pernah dibagi. Juga pada caci maki yang sesekali terucap.

Arghh… Rupanya rindu itu terasa begitu manis saat jarak tak lagi mau berkompromi dan waktu tak lagi bisa memberikan kesempatan yang sama. Tidak ada lagi waktu sebanyak dahulu. Terlalu dikit atau bahkan―terkadang―waktu tak lagi sudi memberikan satu kesempatan pun untuk bertemu.

Sedikit sesal menyelinap saat aku mulai sadar bahwa aku telah melewatkan begitu banyak kesempatan saat bersama. Saat aku mulai mengerti bahwa mereka begitu berharga. Tidak ada yang lebih menyakitkan sekaligus menyenangkan dari meneguk kerinduan yang dalam. Menghirup setiap kenangan yang tidak mungkin lagi terulang.

Waktu telah menuliskan sejarah untuk masing-masing. Waktu memberi masa-masa itu lalu merenggutnya kapan pun ia mau. Hingga kembali mempertemukan dalam sebuah rasa.

Rindu…

Sebuah rasa yang begitu sederhana. Satu rasa yang membuatku terbuai akan setiap kenangan saat bersama meski tak selalu indah.

Dan, ya, aku rindu pada orang-orang yang memberiku kesempatan tuk lebih mengenal mereka. Pada setiap orang yang menjadikanku seorang teman. Pada setiap orang yang membuatku belajar untuk bertahan, mencari hingga menemukan.

Aku rindu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s