Percaya


Tertanggal 25 Mei 2011.

Untuk kamu yang selalu kutunggu… :)

“Everything starts with belief. And if you don’t believe, you might as well stop playing football.” ~ Robin van Persie

Istanbul enam tahun yang lalu membuatku kembali percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Malam itu sungguh mencengangkan. Paruh pertama waktu normal yang kuhabiskan untuk meratapi sebuah kemalangan. Paruh waktu kedua yang membuatku melengkungkan segaris senyum tipis. Serta 2×15 menit babak extra time yang membuatku hampir gila. Adu penalty membiarkanku menahan nafas dalam waktu lama.

Aku tidak akan pernah bisa melupakan malam itu. Tidak lupa pada gol cepat Paolo Maldini dan dua gol dari Hernan Crespo membungkam mulutku waktu itu. Tidak lupa bagaimana aku tidak bisa berkata-kata saat Stevie, Smicer dan Xabi membuat kedudukan berimbang. :’) Dan juga tidak lupa bagaimana Sheva gagal melakukan tendangan penalty yang membuat kami memenangkan drama heroik malam itu.

The best UEFA Champions League final I ever watched. =)

Mungkin bagi beberapa orang, Liverpool hanya ‘beruntung’. Tapi untuk orang yang mengerti tentang semangat dan daya juang yang tinggi, hal itu sangatlah lumrah. Sekaligus sebuah pembuktian bahwa tidak ada kemustahilan di dunia ini.

Dan sekarang, entah kenapa, aku justru berharap kamu adalah seorang Milanisti. ^-^

Selang enam tahun dari waktu itu, aku kembali memandang kertas berisi coretan mimpi-mimpiku. Mimpi pertama, seperti yang kamu tahu, menginjakkan kaki di Belanda. Dan yang kedua, menerbitkan buku karyaku sendiri.

Mimpi yang sederhana tapi begitu berarti bagiku. Berarti karena aku tidak punya apa-apa selain mimpi. Klise!

Apa salahnya jika aku ingin menjadi lebih?

Di saat beberapa orang memilih untuk tertawa; mencibir atau mengejek mimpiku, maka aku hanya akan tersenyum. Lalu jika mereka berkata, “Seperti itu? Terlalu tinggi dan tidak mungkin.”, aku akan tetap tersenyum.

Kamu harus percaya bahwa orang-orang seperti itu banyak berkeliaran di sekitarku. Dan aku tidak marah pada mereka. Toh, nanti, akan ada saatnya di mana mereka bisa sedikit mengerti mengapa aku tidak mau berhenti.

Aku percaya dan karena itu aku tidak mau berhenti.

Kupikir, aku memang terlalu bersemangat jika bicara tentang mimpi.
Sama semangatnya dengan saat mencoba mencari atau membuat jalan untuk meraihnya. =)

Menyisihkan sedikit pendapatan dan mencari info beasiswa gratis untuk bisa pergi ke Belanda. Dan untuk mimpi yang satunya, aku akan terus belajar menulis, memperkata kosakata dan tentu saja banyak membaca. :’)

Aku percaya. Dan akan terus percaya. Karena itu tidak mau berhenti, terus belajar dan berusaha.

Tentang mereka, aku tidak mau peduli. =P

Selamat malam… :’)

P.S:
1. “You may call me a dreamer or a fool or any other things. I believe that anything is possible.” ~ The Notebook (Nicholas Sparks)

Kupikir kutipan ini cocok untukku. :)

2. Mengisi kekosongan waktu dengan menonton video final Istanbul enam tahun lalu. Kamu tahu apa yang kurasakan? Rasanya seperti baru kemarin. =)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s