Seville & Cordoba

A través del Universo

This weekend I went on a group excursion with my program ISA to the cities of Seville and Cordoba. I loved them both! It was a blast to explore these amazing places and soak up the sunny warm weather. We spent two nights in Seville and saw the Palace and Cathedral, stuffed my face with my friends Jess and Caroline in the best little Italian restaurant, soaked in the city lights along the river, and walked around for hours. We spend Sunday in the windy streets of Cordoba, visiting La Mezquita (the biggest Mosque in the world) and admiring the pretty flower pots hanging off all the walls of the buildings. It was a wonderful weekend. I love the vibe that all of Andalusia has to offer.

View original post

Siklus

Cerita hari ini kauabadikan di atas berlembar-lembar kertas kusam. Agar nanti, jika kau sudah tua dan renta, kau bisa kembali mengingatnya. Lalu, tersenyum.

Setiap kali mendengar namanya disebut, hal pertama yang muncul di benakmu adalah: senyumnya. Dan detil-detil lainnya akan menyusul sesudahnya. Itu pun tak sempurna, tak utuh. Ingatanmu memang payah―kau selalu kesulitan untuk mendeskripsikan bagaimana fisiknya saat temanmu bertanya.

Namun ketika temanmu menanyakan dalam sebuah chat panjang di yahoo messenger, ‘Seperti apa senyumnya?’
Continue reading “Siklus”

Ketika Hujan [7]

Barangkali, kita memang seperti itu. Terus bergerak, bertemu di satu titik. Kemudian, entah siapa nanti yang akan memulainya, kita berlalu―dengan atau tanpa sebuah kata perpisahan.

1.

Di antara jingga yang membaur dengan biru dan abu, kamu mengungkapkannya terlebih dahulu. Ya, kamu tak hendak berhenti terlalu lama. Kamu ingin terus bergerak, melanjutkan perjalanan.

‘Ke mana?’
Continue reading “Ketika Hujan [7]”