Pagi [1]

Pagi-pagi, kamu menemukanku tengah melingkari angka-angka di kalender meja. Menulisi setiap ruang kosongnya dengan kode dan simbol-simbol lucu. Kamu tak bertanya, juga tak menuntut penjelasan apa-apa. Mulanya, kulihat kamu sedikit ragu. Tapi kemudian kamu melengkungkan bibir, kamu tersenyum.

“Someone would leave. Someone always leaves. Then we would have to say goodbye.” ~ Charles M. Schulz

Aku sadar, kita hanya sama-sama sedang menunggu. Dan menghitung waktu.