Kembali ke Hamburg

Halo, Rafa…

Tidak akan ada surat panjang untuk tahun ini. Hanya sebuah catatan kecil yang susah payah kutulis di waktu senggang. Bukankah aku tidak pernah menjanjikan apa-apa padamu?

Sama seperti Hamburg. Kota itu juga tidak pernah menjanjikan kenangan manis itu bakal terulang. Kautahu sekarang, akan selalu ada kisah-kisah berbeda ketika kita kembali menapakkan kaki di tempat yang sama.

Aku tidak akan dan juga tidak ingin membahasnya. Terus terang saja, aku juga merasakan perih sekalipun itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kalian. Aku patah hati dengan cara yang berbeda.

Tapi… ya, selalu ada kata ‘tapi’.
Continue reading “Kembali ke Hamburg”