Doa

taken from: knoxtrinity.org

Hai, G…

Orang bilang, semua ada waktunya tersendiri. Tapi mungkin tak semua orang benar-benar memahami maksud kalimat tersebut. Pertanyaan itu masih kerap kudengar dalam setiap pertemuan. Ibu bilang itu hanya bentuk perhatian mereka. Entahlah. Yang kutahu, itu tak sepenuhnya benar. Beberapa orang hanya ingin membandingkan dengan kehidupan yang mereka punya.

Lagi pula, bukankah kepedulian pada seseorang tak harus diungkapkan lewat sebuah pertanyaan yang tak ingin ia dengar? Continue reading “Doa”

Lelaki Bermata Kelabu

kover-majalah-femina-26-2015
Kaver Femina edisi F.26

Dimuat di Femina edisi F. 26, 27 Juni – 3 Juli 2015

Aku langsung menyukai lelaki itu sejak pertama kali bertemu.

Senyumnya terkesan pelit, namun tetap memesona. Rambutnya dipotong cepak a la militer, yang kupikir akan tumbuh ikal jika saja dibiarkan tumbuh sedikit panjang. Dan dengan mata kelabu yang terkesan sendu, dia mengingatku pada Sean Renard—karakter yang diperankan Sasha Roiz dalam serial televisi Grimm. Continue reading “Lelaki Bermata Kelabu”