Kembali ke Sikunir

“Mbak, mataharinya sudah tutup. Turun saja.”

Telaga Cebong dan refleksi gunung-entah apa namanya. (dok. pribadi)
Telaga Cebong dan refleksi gunung-entah-apa-namanya. (dok. pribadi)

Jika ada alasan mengapa saya tidak bisa melupakan kunjungan kembali ke Sikunir sebulan lalu, salah satunya adalah pertanyaan atau pernyataan bernada sarkatis yang saya dengar dari orang lain. Tidak hanya yang terlontar dari mulut, tentu saja. Tapi juga dari pandangan mereka yang melayangkan tatapan aneh kepada kami. Continue reading “Kembali ke Sikunir”