Yang Tersisa dari Big Bad Wolf Books Surabaya

BBW Surabaya
BBW Surabaya

Ketika mendapat info Big Bad Wolf Books bakal digelar di Surabaya pada Oktober lalu, saya langsung heboh saking girangnya. Maklum saja, ketika BBW di Tangerang enam bulan sebelumnya, saya cuma bisa gigit jari.

Maka, saya pun membagi info tersebut ke beberapa teman. Dua orang teman sekelas di Merah Jambu Gabungan (Mbak Eni a.k.a Mbak BE Priyanti dan Istii, yang kebetulan sama-sama berdomisili di Jawa Timur). Dan kami pun sepakat untuk berburu buku bersama-sama sekalian kopdaran. Yeay! Continue reading “Yang Tersisa dari Big Bad Wolf Books Surabaya”

Kembali ke Sikunir

“Mbak, mataharinya sudah tutup. Turun saja.”

Telaga Cebong dan refleksi gunung-entah apa namanya. (dok. pribadi)
Telaga Cebong dan refleksi gunung-entah-apa-namanya. (dok. pribadi)

Jika ada alasan mengapa saya tidak bisa melupakan kunjungan kembali ke Sikunir sebulan lalu, salah satunya adalah pertanyaan atau pernyataan bernada sarkatis yang saya dengar dari orang lain. Tidak hanya yang terlontar dari mulut, tentu saja. Tapi juga dari pandangan mereka yang melayangkan tatapan aneh kepada kami. Continue reading “Kembali ke Sikunir”

Trip IJen-Baluran #3: Insiden

Butuh waktu hampir dua jam untuk sampai di depan pintu gerbang Taman Nasional Baluran. Sepanjang perjalanan, saya sempat mengobrol ngalor-ngidul tentu arah dengan bapak sopir. Dari soal BBM, Hari Buruh, dan hal random lainnya. Katanya, sih, bapak itu hampir tiap hari mengantarkan penumpang dari dan ke Kawah Ijen. Ketika beliau berkata berasal dari Probolinggo, saya sempat membatin mengapa sampai begitu jauhnya mencari nafkah, toh di Probolinggo ada Bromo. Continue reading “Trip IJen-Baluran #3: Insiden”

Trip Ijen-Baluran #2: Misty Mountain(s)

‘When things get too good and too right and too perfect, it’s only because the ugly twist hasn’t yet infiltrated the goodness of it all.’ — Colleen Hoover

Pukul satu dini hari, saya terbangun. Karena takut kebablasan, saya segera menuju kamar mandi untuk mencuci muka. Air sedingin es, jauh lebih dingin dari kunjungan saya ke Blawan lebaran 2014 lalu.

Setelah bersiap-siap dan memastikan tidak ada barang yang tertinggal, kami berangkat dengan dibonceng motor. Bertiga. Syukurlah, di gunung tidak ada operasi jalan raya seperti di kota, jadi tidak ada kata tilang di sini. :P
Continue reading “Trip Ijen-Baluran #2: Misty Mountain(s)”

Trip Ijen-Baluran #1: Twists and Turns

‘No story is worth telling without the twists and turns. Make them count instead.’ — Charlotte Eriksson

Setelah berhasil menaklukkan Sikunir tahun lalu, saya dan seorang teman segera merencanakan perjalanan ke Kawah Ijen. Inginnya, sih, saya survey terlebih dulu ketika main lebaran ke rumah saudara di Desa Blawan, Bondowoso. Tapi karena tidak ada anggota keluarga yang berminat, rencana itu diurungkan.

Berhubung tidak ingin rugi, trip ke Kawah Ijen pun akan langsung dilanjutkan ke Taman Nasional Baluran, Situbondo. Tanggal telah ditentukan, yaitu tanggal 1-3 Mei, dengan itinerary sebagai berikut:

Tanggal 1-2 Mei 2015: ke Kawah Ijen dan TN. Baluran
Tanggal 3 Mei: safari pantai di Jember (Pantai Payangan, Watu Ulo, dan Papuma)

Tapi rupanya semesta sedang berkonspirasi untuk menguji kesabaran saya. Satu bulan terakhir, pekerjaan yang menumpuk membuat saya nyaris seperti zombie setiap jam kerja dan selalu senewen ketika berhadapan dengan orang lain. Lalu Jumat pagi, tanggal 1 Mei, saya terpaksa merencanakan ulang perjalanan saya.
Continue reading “Trip Ijen-Baluran #1: Twists and Turns”